SEMINAR LITERASI DIGITAL 2024


 Minggu 02 Juni 2024 Di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, HUMANISTAL FISIPHUM UMSi menggelar Seminar Literasi Digital dengan tema "Mengarungi Lautan Digital, Mengupas tuntas Ai dan Dampaknya". Seminar ini bertujuan untuk membuat peserta lebih memahami dampak positif dan dampak negatif AI di dunia digital dan tren masa depan.  Khususnya kecerdasan buatan (AI), melalui seminar ini, peserta dapat belajar tentang penggunaan teknologi AI secara bijak, memahami dampaknya dalam kehidupan sehari-hari, serta meningkatkan kesadaran akan isu-isu etika dan privasi yang terkait dengan AI. Dengan demikian, seminar ini akan membantu peserta untuk menjadi lebih terampil dan cerdas dalam menghadapi era digital yang semakin berkembang pesat.

Dr. Mochamat Nurdin, S.Ip., MA sebagai keynote speaker  membahas tentang pengenalan digitalisasi governance beliau mengatakan “Digitalisasi government merupakan proses penerapan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pemerintahan, hal ini mencakup penggunaan teknologi untuk mempercepat proses pengambilan keputusan, meningkatkan pelayanan Publik  dan memastikan akuntabilitas”

Harianto, S.I.P.,M.I.P selaku pembicara pertama membahas transisi mulai dari revolusi industri 1.0 sampai dengan revolusi industri 4.0, revolution Industri 1.0 dimulai dengan penggunaan mesin uap dan mekanisasi pada abad ke-18 dan ke-19, menggantikan produksi manual. Kemudian, Revolusi Industri 2.0 membawa garis perakitan dan produksi massal pada awal abad ke-20. Lalu pada revolusi Industri 3.0 ditandai dengan otomatisasi dan komputerisasi pada akhir abad ke-20. Saat ini, kita berada di era Revolusi Industri 4.0 yang menekankan pada digitalisasi, kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan teknologi canggih lainnya yang mengubah cara kita bekerja dan hidup.

Sedang Abdul Salam, S.T selaku pembicara kedua mengatakan “Artificial Intelligence (AI) sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, meski seringkali kita tidak menyadarinya”. AI hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari pencarian informasi, penalaran, perencanaan, hingga pembelajaran. Di era perkembangan pesat ini, generasi muda perlu terus mengembangkan diri untuk tetap kompetitif. Langkah-langkah yang harus dilakukan meliputi peningkatan keterampilan dan mental yang kuat, sikap humanis dan empati, kemampuan memecahkan masalah dan berpikir kreatif, serta memiliki sikap yang baik.

Beberapa pertanyaan menarik yang diajukan oleh peserta salah satunya mahasiswa dari UNNES mengajukan pertanyaan “Bagaimana kita bisa mengembangkan dan menerapkan sistem AI yang mendukung kebebasan, interaksi sosial dan otonomi manusia, serta bukan menghambatnya”. untuk mengembangkan dan menerapkan sistem AI yang mendukung kebebasan, interaksi sosial, dan otonomi manusia, kita perlu memperhatikan beberapa prinsip penting. Pertama, desain sistem AI dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi agar pengguna dapat memahami bagaimana keputusan diambil. Kedua, memastikan bahwa sistem AI diarahkan untuk memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikannya secara langsung. Selain itu, penting juga untuk melibatkan etika dalam pengembangan AI, termasuk privasi data dan keadilan dalam penggunaan teknologi ini.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pembicara, peserta, dan pihak yang telah mendukung seminar ini. Semoga informasi yang dibagikan dapat bermanfaat dan meningkatkan literasi digital kita semua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEJARAH HUMANISTAL FTB UMSI

HUMANISTAL FISIPHUM UMSi Gelar Seminar Literasi Digital untuk Masyarakat Desa

Humanistal FISIPHUM UMSi Sukses Gelar Latihan Dasar Humanistal 2025